Tampilkan postingan dengan label KISAH-KISAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KISAH-KISAH. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Januari 2016

Pagi berangkat sekolah atau bekerja dengan kendaraan, entah itu roda dua, roda empat, atau bahkan roda 6. Mengenakan pakaian rapih, identik dengan kemeja, sepatu, dan jenis pakaian formal lainya. Pegawai kantor kebanyakan menggunakan perangkat berteknologi canggih semacam komputer, dan berbagai profesi lainya tentu menggunakan periperal yang mendukung pekerjaanya. Para siswa menggunakan pulpen, buku tulis, serta buku materi sebagai pendukung dari proses pembelajaran. Diluar dari semua rutinitas dari terbit fajar hingga terbenam matahari, kebutuhan terlihat seperti seekor hiu lapar yang mengendus bau darah dalam radius 1 mil. Sang harimau tak makan selama 7 hari yang berlari mengejar seekor rusa yang menembus kecepatan hingga 70km/jam atau lebih, bahkan sudah terlihat seperti tidak membutuhkan makanan.
Diluar dari konteks sentimentil, pernahkah terpikir bagaimana pedal gas mobil bisa sebegitu mulusnya serasi dengan percepatan roda semau pengendara ? Rapihnya desain yang amat kecil diatas kertas yang setiap hari digunakan namun terabaikan ? Atau bahkan tertatanya perhitungan bentuk ulir dialas sepatu yang bahkan sampai rusak tak terpakai sepatu itu bisa terhitung berapa kali melihat bagian ulir alas sepatu tersebut ? Semua memiliki proses, entah itu rumit, sulit, keras, lembut, atau bahkan ekstrim. Maraknya kebutuhan atau bahkan gaya hidup menjauhkan benak dari pemikiran akankah proses yang dialami diri sendiri bisa lebih diapresiasi dari pendesain bagian alas sepatu yang setiap hari terinjak ?
Mahalnya biaya penayangan acara di stasiun TV, tapi sering kali banyak berita menghadirkan kasus klasik mengenai maling ayam, modus pencurian, ironi nya pembunuhan antar suami istri. Kata-kata kutukan dengan indahnya keluar mengecam, memfonis, dan seolah lupa akan sebab akibat.

Seorang presiden yang dicemooh jutaan rakyatnya yang karena hanya tidak fasih dan lancar berbicara bahasa asing. Menolak lupa ataukah memang terlalu murahkah bersahaja untuk jutaan perut orang lain selama kurun waktu dan aturan yang bahkan jauh dari kata nyaman untuk sejenis manusia yang memiliki banyak sifat untuk memerdekakan diri sendiri. Seorang murid yang dikecam, diancam dan dibunuh psikologinya depan umum oleh guru-guru bangsa tercinta di dalam bangunan istana harapan bangsa, ataukah sekedar pabrik ijazah penyamun karir ? Manusia lelah bila berlari, mungkin agak sedikit berkurang lelah tersebut atau bahkan hilang bila lari demi tujuan pasti. Terdesak dan tak punya pilihan dalam keadaan, tak peduli alasan, dunia hanya menerima itu semua dalam kosa kata kesalahan. “Saya mencuri ayam tetangga karena ibu saya menjanda dan jatuh sakit, saya butuh uang untuk sekolah, tapi wartawan menembak saya dengan editan radikal di TV, tanpa tahu di kantoran banyak jutaan kali lipat harga ayam yang saya curi lenyap untuk seonggok kepuasan.” “Saya lelah, berangkat pagi buta, demi menuntut ilmu, sedikit saja saya izin untuk bernafas saati satu jam nonstop dimarahi karena tidak mengerti satu pelajaran, yang bahkan saya dimarahi oleh orang yang hanya menguasai satu materi dan saya dituntut menguasai lebih dari 10 materi dalam kurun waktu 6 bulan saja, terkadang saya dipukul.” Dasar dan ajar itu berbeda. Ajar dapat diberi pelajaran lebih,tetapi dasar tak peduli betapapun ajar akan tetap menjadi dasar.

REALITA DIBALIK JENDELA

Posted by Unknown | 14.07 Categories: , , ,
Tak banyak orang mau percaya padamu, sebelum kedua mata orang-orang menempel atau sepandangan denganmu atas apa yang terjadi pada dirimu dan semua yang telah kau lihat. Banyak orang mengumpulkan berbagai cara agar mau percaya dan membuktikan. Segala macam tuntutan membuat beragam cara dilakukan agar dapat menghasilkan keputusan.
Rasanya memang agak sedikit aneh, bila sesama manusia harus menempuh beberapa cara, hanya untuk sekedar percaya untuk beberapa hal, bahkan untuk satu hal saja. Memang keadaan yang terlalu nyata, atau pikiran manusia yang sudah sulit menjadi nyata.
Who knows...

Rabu, 27 Maret 2013

Untuk Apa Aku Sekolah

Posted by Unknown | 08.18 Categories: , , ,
Sekolah adalah lembaga pedidikan yang bertujuan memberi pendidikan pada generasi muda, dari mulai kita kecil yaitu play group, TK, SD, SMP, SMA bahkan mencapai perguruan tinggi.

Yang jadi pembahasan saat ini adalah, sudahkah kita benar-benar dapat ilmu dari sekolah kawan...?
Sudahkah kita mengamalkan sepenuhnya dari yang kita dapat di sekolah selama bertahun-tahun lamanya...?
Aku pernah dengar kawan, sekolah hanyalah penjara kebebasan yang dibatasi dengan dua waktu, istirahat dan belajar. Aku tidak mengerti benar apa maksud dari kalimat itu, tapi yang jelas, aku masih bingung harus bagaimana menyikapinya, terkadang aku juga bosan terhadap sekolah yang rasanya sangat suntuk kawan, sedari kecil aku menghadapi buku, guru, pelajaran, bangku, meja, papan tulis, dan lain sebagainya yang sudah tak asing lagi dihadapi kita dalam sekolah. Bosan ! amat bosan !

Terkadang juga aku teramat bosan dengan kehidupan yang seperti ini, seiring berjalanya waktu dan zaman, aku mulai menelisik dan berpikir kritis, dalam sekolah yang monoton dan statis ini, tak ada perubahan yang signifikan atau peruntungan yang setimpal. Aku mulai jenuh teramat dasyat, terlebih jika tak ada eskul yang kuikuti, itu lebih tepatnya penjara dalam kebebasan, meski agak sulit membayangkanya.

Tetapi kawan, jika kita selalu mengikuti hawa napsu dan ambisi pesimis keburukan kita, takan ada habinsya, karena pada dasarnya sifat manusia memang takan ada titik puncak kepuasan, rem yang bisa menghentikan sifat buruk itu hanyalah. . . . .        Bersyukur . . . . .
Ketika dalam perenunganku yang hampir setiap hari, setiap saat, setiap waktu aku terjaga dalam lamunan bisu, kadang aku juga prihatin pada anak yang jutaan orang yang terobsesi ingin sekolah, lantas kenapa aku setengah menyiakan kesempatan baik ini yang dipersembahkan khusus untuku dengan sepenuh jiwa pengorbanan orang tua agar bisa diriku ini menganyam pendidikan tinggi.

Kadang aku ingin putus asa saja, aku ingin bekerja dan pergi sebebas bebasnya mengarungi dunia ini tanpa harus terbelit beban yang dinamakan sekolah, tapi . . . . .
Apakah janji dan cita-citaku masa kecil dulu harus kurusak, ikrar manisku yang terucap dari bibir mungilku dulu. . . . .


" kiki mau sekolah   ! "
" kiki mau jadi orang sukses mah, mau bahagiakan mamah dan bapak ! "

" kiki sekolahnya kelas berapa ? "
" kelas 5  ! "

"  Hahaha, kamu ini !  TK saja belum tiba-tiba bilang kelas 5 "


Yah, aku masih teramat ingat ketika bibirku selalu mengucap kelas 5 kala setiap orang dewasa menanyakan kelas berapa. Meski saat itu aku masih teramat kecil, sekitar 5 tahun usiaku saat itu.
Dalam renunganku di setiap kesempatan, aku ingin menangis, ingin marah, tapi ini terasa tidak karuan, aku teramat takut menghadapi masa depan, akankah aku jadi pahlawan yang kan tertawa bahagia dan puas di akhir setalah perjuangan sekian kala. Ataukah aku hanya akan jadi pecundang yang hanya bisa meratapi penyesalan dari kebodohan masa lalu.


Kucoba ingat kembali, ketika Mamah dan Bapak pertama kali mengajariku menghitung dan membaca, mereka begitu sabar dan telaten sekali, tak kenal lelah, tapi aku suka diajari itu. Aku terus berkembang dan akhirnya bisa membaca, hingga saatnya pertama kali aku bisa dengan lancar membaca, kubaca semua tulisan yang kutemui, sampai rasanya capek batin kala itu, karena semua tulisan yang dimataku kusebut dan kubaca satu persatu tak perduli apapun tulisanya.

Kembali kuterbawa arus negatif dalam diriku, ah ! kenapa harus sekolah, toh mamahku keluar sejak kelas 3 SD masih bisa hidup dan mampu berdiri tegak menghidupiku hingga sebesar ini. Dan banyak orang sukses tanpa ada gelar doktor atau gelar tinggi hasil sekolah mereka berpuluh tahun.
Banyak pula orang mapan yang buta hurup karena sama sekali tidak makan bangku sekolahan.
Cih, sekumpulan hasutan setan mulai mengerumuniku, aku mulai tergiur.
Satu hal yang bisa meledakan pikiran itu, yaitu memikirkan pengorbanan orang tua.

Satu hal yang tidak aku mengerti, zaman sekarang sekolah amat sangat membosankan bagi sebagian besar kalangan pelajar, coba kawan semua tanya pada teman sebaya dengan jujur, apakah mereka merasa bosan atau tidak. Tentu banyak yang menjawab bosan, suntuk, boring, dan sebangsanya.
Tapi, kenapa orang tua selalu memperintahkan kita untuk terus rajin sekolah dan belajar pelajaran memuakan yang membuat otak panassss....?

Jawaban sementara hasil renunganku adalah, pertama sistem pendidikan, kedua perbedaan jaman, ketiga pengawasan dan pencerahan orang tua.

Pertama, sistem pendidikan di Indonesia bila kiki boleh menalar dan menurut survei kiki, bila ditengok beberapa tahun ke belakang sistem pendidikan di negara ini teramat memprihatinkan, sekolah misalnya, seharusnya menjadi tempat yang penuh dengan ilmu pengetahuan, tempat yang menjadi panutan dan pencerahan bagi generasi muda kini hanya isapan jempol belaka, malahan di bidang pendidikan banyak oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan dana pendidikan untuk kepentinganya sendiri.
Hoamz   =_=
Jujur saja, sekolah di jaman ini sudah jarang ada yang benar-benar sekolah mutlak sekolah. Sekolah jaman sekarang juga mengajarkan video porno, kekerasan, rokok, korupsi dan macam hal biadab lainya, kiki tidak ngetik siapa yang mengajarkan hal tersebut dan sekolah mana yang melakukan demikian, tapi secara tidak langsung dari sekolah lah kita mengetahui sedikit banyaknya berbagai hal keji ajaran setan.
iya ?
nggak ?
terserah...

Tapi aku tau semua hal begituan dari sekolah kawan, terkadang aku ingin menyalahkan teman-teman yang memperlihatkan hal semacam itu dulu, tapi mereka takan bertemu denganku tanpa ada sekolah, dan mereka takan sekolah tanpa dorongan dari orang tua, dan begitu seterusnya, aku bingung, siapa yang harus disalahkan.

Lalu aku berbalik memandang diriku sendiri, aku serasa tidak punya tameng untuk itu semua, aku tidak cukup kuat untuk menerima badai topan negatif di sekolah.
Tak sedikit guru yang galak dan tegas, namun tak jarang pula guru yang acuh tak acuh, atas semua keprihatinan ini. Kekacauan ini selalu jadi topik hangat di lamunanku sembari jalani kehidupan, aku masih belum bisa menemukan pencerahan.
Tapi di lain sisi sekolah yang mengenalkanku pada pelajaran, akhlak, sikap, tata tertib, dan semua hal yang berguna untuk hidupku, yah memang semua ada plus mins nya.
Tapi apakah sekolah dulu dan sekarang berbeda...?
Kalaupun berbeda apa yang membuat berbeda....?
Apa dari hal tersebut bisa kita terapkan di jaman ini...?

Pertanyaan selalu menghantuiku....

Sekolah...
oh...
Dulu kala aku kecil, engkau selalu kuidam idamkan, bagaimana rasanya pakai seragam sekolah dan berangkat ke sekolah tanpa pengawasan dari orang tua serasa merpati terbang bebas.
Tapi kini, sekolah hanyalah tuntutan perharinya, yang terkadang setengah hari dalam menjalani ini semua.
Meski ku sudah tau itu tak baik pada diriku nantinya.

Apakah sistem pendidikan di Indonesia dapat menemukan pencerahan.....?
Tawuran antar pelajar.
Sedari SD yang kenal nikotin.
Narkoba beredar dengan bebasnya di kalangan pendidikan.
Sex dan pergaulan bebas tanpa rem yang lebih spesifik.
Moral dan etika pelajar yang sudah tak asing disamakan dengan preman terminal, terkadang bisa lebih buruk dari itu.....

Tetapi kawan, itu semua hanya renunganku belaka, semua terserah padamu kawan...
Kiki hanya ingin berbagi. . . .

Beberapa hal yang kuingat ketika aku mulai malas sekolah,

ingat wajah Mamah dan Bapak saat bekerja keras untuku, bermilyar biaya untuk hidupku, bernewton-newton tenaga dipaksa keluar untuk sesuap nasi dan beberapa peser uang untuk SPP sekolahku, tangisan dan jeritan yang mereka tahan demi membuat senyum pada anaknya agar mereka tetap terlihat baik. Agar anaknya bersemangat dalam menuntut ilmu. Dan berjuta pengorbanan orang tua yang takan berhenti mengalir, sungai amazon pun takan tertandingi aliranya.


Aku hanya bisa memikirkan bagaimana caranya agar kelak mereka tua nanti bisa tersenyum bahagia melihat kesuksesanku dengan puas dan bangga, tanpa ada ganjalan kelak mereka pergi untuk selamanya.
Aku selalu menangis ketika ingat ini.

LEBAY KAH AKU   !?
Kurasa iya   !   Tapi memang begini adanya  !

Aku hanya bisa diam dan mengurus diriku sendiri, tanpa harus berkoar kemana-mana, kujalani ini semua kawan dengan potongan-potongan sikap yang tak menentu.

Terkadang putus asa, terkadang semangat, terkadang bosan, terkadang sadar, terkadang lesu, dan apapun itu.

Hanya dengan membina diriku sendiri tanpa menoleh ke kanan kiri, kurasa hanya itu langkah terbaik yang dapat kuperbuat.

terima kasih kawan.

Sekolah  ^_^















Jumat, 15 Maret 2013

LKBBT Kiki di SMP

Posted by Unknown | 07.40 Categories: , , ,
Hai kawan semua ? Masih ingat dengan Kisahku di Lomba pertama....?
Kalo gatau atau gak ingat mari baca sendiri            :p         Hehehe...
Pelajaran yang dapat diambil dari kisah lalu adalah kalo lomba itu atribut kudu dicuci  ! okey  ?  


LKBBT  in  SMAN 5 Cirebon.

LKBBT adalah kependekan dari Lomba Ketangkasan Bari Berbaris Tongkat. Di pramuka Cirebon khususnya, LKBBT adalah Lomba paling istimewa dan bergengsi menurut saya kala itu kawan. Tak heran, Lomba LKBBT persainganya sengit dan seru ketimbang Lomba Pramuka cabang lainya.

Setelah usai istirahat beberapa minggu setelah LKRP lalu, kami melanjutkan latihan PBB untuk mempersiapkan Lomba berikutnya, dan dalam hatiku menggebu untuk memenangkan Lomba ini, karena sakit hati masih sangat terasa selepas LKRP itu hehehe maklum dendam semangat kawan...
Di regu Panthera Tigris ini akulah seorang yang masih awam materi kepramukaan, akulah seorang yang belum pelantikan Ramu, karena saya ketika aktif pramuka kembali langsung ikut pelantikan Rakit, hehe....
Di regu ini tidak semulus yang saya bayangkan, saya dikucilkan sering, saya di pandang sebelah mata karena anak baru itu tak jarang pokoknya gak enak banget deh... Aku telan semua itu, dan tak perduli apa kata mereka, dalam pikiranku hanya ada bagaimana cara untuk membuktikan bahwa mereka salah, dan aku pantas mereka akui.. Sedih ?  iya  !  Kesal ? iya ! Gondok ? apalagi  !

Lantas  ? Mau berontak ? Tidak kawan, aku sangat tabah kala itu, meski terkadang aku ingin menangis, kapan ini berakhir, apakah tempatku bukan di Pramuka ini....   aduh  Jadi curcol  lagi hehehe....
Aku terus ikut kegiatan dan berlatih dengan giat, aku bertahan dari badai amarah orang tua, aku bertahan sekuat tenaga agar aku tetap diijinkan ikut Pramuka. Memang sudah resiko anak pramuka dimarahi ortu, karena kegiatanya yang kadang memang upnormal, yah itulah Praja Muda Karana......


Makin dekat dengan hari H, seperti biasa latihan kami makin kencang dan bersemangat...
.
..
...
....
.....
......
........


Dor   !  Harinya telah tiba, kita berangkat ke medan Lomba dengan membawa 4 regu..
Diantaranya adalah  Edelweiss Putih, Adenium, Panthera Tigris, Dan yang terakhir adalah regu Cobra...
Di sini adalah pertama kalinya aku melihat Lomba PBB, begitu seru ! keren ! memukau ! mereka yang beraksi di tengah lapang, dapat applause dari berbagai sudut karena indahnya Fariasi-Formasi dan Perfom mereka..  BLACK PEGASUS ,  Ya  !  itu adalah Regu yang paling istimewa menurut saya kala itu...
Dengan PBB dasar yang penuh kekompakan, dan gerakanya yang Tegas  !  Wuh  ! Membuat semua penonton tercengang kagum...  asli ! keren...
Ditambah Formasi mereka, anggota mereka yang paling kecil sampe naik ke tongkat coba, terus action diatasnya... beuh  ! keren banget  ! dengan acting pura-pura mati,  lalu ditangkap temanya !

Hoho  serentak penonton kegirangan takut, kaget, dan kagum...

PROK !  PROK ! PROK ! meriah sekali penampilan regu Black Pegasus !
Semua penonton bersorak, teriak...
Aku grogi, apakah regu kami bisa melampaui mereka pikirku...

Lalu kami tampil, dengan gagah, kami perfom  !
Tidak kalah heboh dan meriahnya saat Regu kami tampil...  Memuaskan menurutku, walau ada satu-dua kesalahan yang kecil...

PENGUMUMAN Lomba tiba, hahahah...
Benar saja, kami dibawah Black Pegasus, Mereka juara satu kami juara dua..
Yah sudah tak apalah, ini saja sudah cukup buatku..

dendam Yang lalu hilang karena Piala yang kami bawa pulang... Bangga sedikit dan amat bersyukur sekali....... . . . . .  
^_^

Cerita kali ini kurang seru, karena ceritanya menang  !  Hehehe

Di artikel cerita Lombaku berikutnya akan lebih seru...!
Janji deeh  !
Sampai jumpaaa....









Lomba Pertama Kiki di SMP

Posted by Unknown | 06.41 Categories: , , ,
Pengalaman dan prestasi.
SD saya tidak pernah mengikuti event besar, karena SD saya sederhana, pernah ikut lomba kecil-kecilan itu pun kalah.  hahaha

SMP adalah masa emas, dimana semua ilmu berharga kudapat dari sana hingga kini, masih terasa mengalir hikmah dan ilmu selepas dari sana, dan aku bersyukur pernah bersekolah di SMPN 11 Cirebon.
Di SMP saya mengikuti eskul atau organiasasi Pramuka, di Pangkalan SMPN 11 Cirebon yang bergudep 04127-04128 berambalan Prabu Siliwangi-Sekar Arum, saya banyak dapat ilmu berharga yang tak ternilai.
Kelas 7 saya belum terlalu aktif, karena saya masih sibuk dengan OSIS dan masih terombang-ambing, maklum masih labil. Namun dibalik itu semua, dari awal itulah saya mulai mengagumi dan menginspirasi Pramuka disana, dari mulai Regunya, kakak kelasnya, Latihanya, dan kedisiplinanya yang takkan kudapatkan lagi dimanapun.

Saya mulai bergabung kembali dengan Pramuka dan aktif latihan pada kelas 8, dari sana saya mulai tekun berlatih dan belajar ilmu organisasi dan kepramukaan penggalang.
Saya tergabung dalam Regu Inti Putra PANTHERA TIGRIS, di banjar 5. Saya teramat bangga, karena tidak semudah membalikan telapak tangan untuk mendapatkan lambang dan resmi jadi anggota regu ini.
Banyak pengorbanan dan rintangan yang harus kuhadapi, tapi kawan semua ! saya sangat merasa senang ikut pramuka ini, disini sangat berwarna, canda, tawa, sedih, capek, keras, disiplin, dan sangat membuatku berdebar setiap harinya   :D

Lomba pertamaku bersama Panthera Tigris :
Lomba pertamaku bertempat di SMKN 1 Cirebon, ya itu adalah sekolahku saat ini, itu adalah sebab mengapa saat ini aku masuk SMKN 1 Cirebon, minatku sudah kuteguhkan dari kelas 8 kala itu. LKRP , yaitu kepanjangan dari Lomba Ketangkasan Regu Penggalang. Lomba tersebut ada 4 mata lomba, diantaranya adalah Lomba Semaphore, Lomba Pionering, Dan Lomba P3K.
Awal mula aku berlatih sangatlah tidak efektif, aku masih bingung ingin ikut di bidang apa, sedangkan teman-temanku sudah mulai berlatih sesuai dengan keahlianya masing-masing. Akhirnya aku pilih bidang Pionering, itu adalah bidang yang cocok menurutku untuk saat itu. Setiap bidang memiliki beberapa spelialis.

P3K           = 1 Korban, 2 Pembuat Tandu, 2 Pengobat Luka
Semaphore = 1 Pengirim Berita dan 1 Penerima Berita
Pionering    = Terdiri dari 3 orang yang membagi tugas sesuai keinginan regu tersebut.

Sudah agak paham kawan..?  hehe  maap curhat dikit gak papa kali yah.
Oke, saat itu aku mulai membuat pionering bersama 2 kawanku, hari pertama memang tidak memuaskan, karena masih awal dan aku juga masih belum paham betul dibandingkan dengan kawan reguku yang waktu kelas 7 mereka lebih rajin mengikuti latihan.
Hari demi hari, aku mulai banyak mengerti dan paham, dan....  KOTOR..
Hehehe, Pionering yang dilombakan saat itu adalah membuat Tiang bendera, dengan tambang dan rotan kali berlatih. Kenapa bisa kotor ? Karena saat itu kami berlatih di musim penghujan, kami berlatih di halaman belakang sekolah yang bila diguyur hujan jadi lempung semua tanahnya, tak jarang kami seperti habis membajak sawah setelah latihan. Itu belum apa-apa. . . .  inilah awalnya . . .   :D
Ditambah dengan batasan waktu yang ditentukan, bilamana harus menyelesaikan satu tiang bendera plus dengan bendera panji yang sudah berkibar dengan batasan waktu yang ditentukan lomba.
Hinaan, Kotor, Kucel, Kuman, Luka, Pegal-Pegal, Sering kena marah, itu semua merupakan sensasi luar biasa yang kurasakan saat itu, pertama kalinya hidupku merasa begitu berwarna.
Latihan makin keras, Lomba makin dekat, well. . .  aku makin gigih dan mahir dengan kawan-kawan reguku yang lain.

Saat Gladi bersih, atau bisa dibilang latihan FINAL sebelum Lomba.
Hujan lebat mengguyur medan latihan, kami tetap dengan gigihnya berlatih meski yah kondisi seperti ladang sawah plus kerbau hahah....

Sorenya...
Kiki  : " Zal, ini tambang kamu bawa, dan dicuci dirumah, kotor banget nih....! "
Rizal : " Nggak usaah, biarkan saja begitu...."
Kiki : " Tapi itukan kotor Dodol..."
Rizal : " Aku malaslah, bawa-bawa tambang ginian, sudah apa kata esok sajah...! "
Kiki : " ahk, Yasudah terserahlah....! "

Kami pulang, aku lelah sekali kala itu, aku kira salah satu dari mereka akan ada yang mencuci tambang yang berlumur lumpur itu sepakai latihan kemarin, ternyata esok paginya, tambang masih sangat menjijikan.

 Tibalah saatnya Lomba.....!!!
Kami datang kesana dengan 4 regu dari pangkalan kami. Aku sangat deg-degan, kami satu persatu tampil, kami melihat persaingan disana, kami melihat indahnya kompetisi.... Hahah karena tambang kami sangat menjijikan, tambangnya dihina oleh Juri,  " Tambang nemu dari mana nih ?  Suker-suker ah  ( sampah-sampah ah ) ."  begitu katanya sambil mengganduli tambang yang telah terangkai dengan rotan membentuk tiang bendera karya kami dengan satu jari telunjuknya. Moment itu takkan pernah kulupa, karena itu sangat menancap dalam dihatiku. Firasat buruk menghampiri perasaanku yang bercampur aduk kala itu seperti es buah, hehehe.


Namun saat pengumuman Lomba. . . . .    DOR    !   Hehehehe...
Tidak terlalu mengecewakan, beberapa Regu dari kami ada yang memenangkan dari salah satu mata lomba, tapi sayang beribu sayang, Mata lomba pionering yang aku ikuti dengan kawan reguku kalah, P3K juara II dan Semaphore juara I, hanya Pionering yang kalah, aku serentak menangis perlahan, air mata jatuh tak terbendung hahahah... Aku coba menahan namun hasilnya makin sakit dihati, makin menusuk kawan....
Aku masih teringat dimana perjuangan latihanku itu selangkah lebih dari kawan reguku yang lain, mereka istirahat kami bebersih, mereka pulang kami masih bongkar-bongkar hingga larut, tapi hasilnya....?
Nihil....  itu pikiranku saat itu, aku masih belum mengerti apapun mengenai kompetisi, aku lugu...
Berkali-kali kawan dan kakak kelas menepuk punggungku, namun mereka kuanggap angin lalu, hehehe...
Yang kupikirkan hanyalah kesedihan dan keputusasaan, dan ucapan juri kala itu makin terdengar keras di benaku. Maklum namanya juga anak kecil hehehe  :p
Aku selalu menyalahkan diriku dan masa lampau, aku pilu, lugu....
Aku menangis sepanjang perjalanan pulang lomba hingga sampai pangkalan, aku turun dari angkot dan tidak perduli apapun, yang lain angkat-angkat piala besar, aku sih nangis lagi di tempat duduk.Hahahaha... malu deh...

Yah itulah, pelajaran paling berharga buatku... Lomba pertamaku, bersama mereka...
Panthera Tigris. . . . . .

.
.
.
.
.
.
.

Aku dijemput dengan mobil lalu pulang, aku dimarahi oleh orang tuaku....

" ih  !  ikut lomba kok nangis  ! malu diiiih   !  udah namanya lomba sih ada menang ada kalah, ntar kalo ada lomba lagi bisa perbaikin, malu dih masa laki-laki cengeng "  kata mereka,mbak dan mamahku,  logat mereka agak marah dan ngeledek.

:p


hahaha... Lucu banget kalo inget itu kawan, gimana...?  cukup memalukan bukan ceritaku...?
Jangan lihat dari momen dan pandangan memalukanya kawan, tapi lihat pelajaran yang dapat kita ambil bersama..   Sampai ketemu di Cerita Lomba berikutnya  ^_^

dadah  !

Selasa, 26 Februari 2013


Mana yang Lebih Dulu, Adam atau Manusia Purba? _Manakah yang lebih dulu ada, Nabi Adamkah atau manusia purbakah? Mungkin Anda sempat bingung, menurut keyakinan Islam, Adam adalah manusia pertama. Tapi di sisi lain ada fakta penemuan fosil manusia purba yang telah berusia jutaan tahun. Ada yang menyimpulkan bahwa Adam tetap manusia pertama, Adam adalah nenek moyang manusia purba dan manusia yang ada sekarang, lalu menyimpulkan Adam telah berusia jutaan tahun yang menjadi nenek moyang semua manusia. Bahkan ada yang terpengaruh teori evolusi, dan menyimpulkan bahwa Adam bukanlah manusia pertama, Adam adalah keturunan dari manusia purba, sedangkan manusia purba adalah berasal dari jenis kera. Na’udzubillah. Data tambahan berikut ini semoga bisa dijadikan benang merah yang dijadikan pijakan tentang mana yang lebih dulu antara Adam dan manusia purba. Pertama, menurut penemuan fosil-fosil manusia purba di abad-abad akhir ini disimpulkan bahwa para manusia purba ini hidup JUTAAN tahun lalu. Semoga kesimpulan arkeolog ini benar, sebab kesimpulan usia fosil ini menjadi penentu posisi ‘manusia purba’ ini selanjutnya. Kedua. Bangsa Arab dikenal sangat hafal silsilah nenek moyangnya, bahkan banyak orang Arab yang bisa hafal silsilahnya hingga Nabi Adam as. Dari data yang tertulis maupun hafalan bangsa Arab akan silsilah mereka ini, disimpulkan bahwa Nabi Adam a.s. hidup sekitar 6.000 (ENAM RIBU) tahun silam. Data ini cukup valid, mengingat kemampuan menghafal silsilah (dan banyak hal) dalam bangsa Arab merupakan suatu yang meyakinkan. Jadi siapakah manusia yang lebih dulu? Dari dua data di atas maka bisa disimpulkan bahwa manusia purba ada terlebih dahulu dibandingkan dengan Nabi Adam a.s. Jadi, Adam tetap Manusia Pertama? Dalam banyak nash Al-Quran disebutkan bahwa Adam adalah manusia pertama, ia diciptakan dari tanah langsung, dan dia tidak berayah dan tidak beribu. Pernyataan inilah yang menjadi dasar Islam tentang konsep “asal usul manusia”. Kemunculan Adam yang tidak berayah dan beribu dan diciptakan langsung dari tanah menegaskan konsep Islam bahwa Adam “tetap” Manusia Pertama, setidaknya Manusia Pertama dari jenisnya. Dari dialah kemudian muncul manusia termasuk kita sekarang. Sehingga kita sering disebut sebagai “bani Adam” atau “keturunan Adam”. Jika dilihat dari silsilah yang terekam oleh bangsa Arab di atas, dapat disimpulkan bahwa Adam dan keturunannya yang ada sekarang telah ada di muka bumi sejak 6.000-an tahun lalu. Tetapi usia ini tergolong sangat muda dibanding dengan fosil manusia purba yang diperkirakan telah berusia JUTAAN tahun. Sekalipun muncul fakta ada manusia purba yang telah berusia jutaan tahun mendahului Adam yang baru ribuan tahun, konsep Islam bahwa “Adam adalah manusia pertama” tidaklah berubah. Menurut agama Islam, kedudukan Adam sebagai manusia pertama dari “jenis manusia” yang ada sekarang ini. Bila kemudian ditemukan fakta bahwa sebelumnya ada “manusia purba”, maka manusia purba yang itu tentu “berbeda” dengan manusia dari jenis Adam dan keturunannya. Keunggulan Manusia Keturunan Adam Dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 30 dijelaskan bahwa Allah mengumumkan kepada para malaikat akan menjadikan khalifah (manusia) di muka bumi. Pengumuman ini disambut kekhawatiran para malaikat bahwa manusia nanti akan membuat kerusakan di bumi dan menumpahkan darah sesamanya. Sebagian ulama berpendapat, bahwa kekhawatiran para malaikat ini berkaca dari “manusia pendahulunya” yang pernah mendiami bumi dan mengadakan kerusakan serta menumpahkan darah, sehingga mereka punah. Manusia pendahulu inilah yang saat ini ditemukan fosilnya dan kita namai sebagai manusia purba. Dalam QS. Al-Baqarah 30 disebutkan: Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui." Menanggapi kekhawatiran para Malaikat itu, Allah menyatakan dalam ayat berikutnya bahwa sosok manusia “yang kali ini” Dia ciptakan akan dibekalinya “ilmu seluruhnya” (ilmu yang sempurna). Penekanan pemberian bekal ilmu inilah yang seolah menjadi inti perbedaan “manusia” yang akan diciptakan ini dibandingkan dengan “makhluk lain” (dibandingkan jin, malaikat dan dibandingkan pendahulunya yaitu manusia purba). Disebutkan dalam QS. Al-Baqarah ayat 31. Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!" QS. Al-Baqarah ayat 33. Allah berfirman: "Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini." Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, Allah berfirman: "Bukankah sudah Ku katakan kepadamu, bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?" Dari data-data dan kajian singkat di atas, bisa kita gambarkan kesimpulan sebagai berikut: Pertama. Ketika Adam dan manusia keturunannya belum diciptakan, di muka bumi ini pernah hidup sejenis manusia yang secara fisik mereka hampir seperti manusia sekarang, mereka memiliki nafsu dan insting untuk hidup tetapi mereka belum diberi “ilmu pengetahuan yang sempurna” oleh Allah, sehingga karenanyalah mereka sering mengadakan kerusakan di muka bumi dan menumpahkan darah di antara sesama mereka. Dan karena itulah mereka punah. Manusia-manusia inilah yang fosilnya kita temukan sekarang dan kita namai sebagai MANUSIA PURBA. Manusia-manusia jenis ini hampir punah seluruhnya dan tidak tersambung dengan Adam dan keturunannya. Seandainya masih ada keturunan manusia purba, mereka jumlahnya amat sedikit dan hidupnya di pedalaman, dan yang terpenting tingkat kemampuan berfikir dan teknologi mereka tentu sangat rendah, dan hampir-hampir tidak bisa kita lihat sisi "kemanusiaan"nya. Kedua. Setelah kepunahan manusia purba untuk sekian lamanya, barulah Allah menciptakan jenis manusia baru yang “berbeda”. Manusia jenis ini dibekali nafsu dan insting untuk hidup, namun juga dibekali “ilmu pengetahuan yang sempurna” termasuk diturunkannya agama (QS. Al-Baqarah 31-33). Adam-lah yang menjadi manusia pertama yang diciptakan dari jenis ini. Penciptaan “manusia purba” yang punah itu menjadi pelajaran bagi Adam dan keturunannya, bahwa manusia tanpa “ilmu pengetahuan dan agama” hanya akan menciptakan kerusakan di bumi dan menumpahkan darah sesamanya, dan inilah yang menjadi penyebab punahnya mereka. Jadi, manusia yang hidup di bumi saat ini merupakan keturunan Adam seluruhnya. Tidak ada satupun yang merupakan keturunan manusia purba. Manusia purba benar-benar sudah punah. Fosil-fosil manusia purba yang ditemukan di Jawa-Indonesia kalaulah benar usianya sudah jutaan tahun, maka bukanlah nenek moyang asli dari penduduk Jawa sekarang ini, begitu juga fosil-fosil di tempat lain bukanlah nenek moyang dari manusia yang ada sekarang. Lain urusan Berbeda lagi urusannya, apakah manusia-manusia purba itu merupakan keturunan kera ataukah bukan? Kalau benar keturunan kera, mengapa kera-kera itu sekarang masih ada? Apakah kera-kera itu tidak ikut berevolusi? Kera-kera sekarang ini dulunya seperti apa, dan nanti akan menjadi seperti apa? Jangan-jangan kera punya garis sendiri, dan manusia punya garis sendiri, artinya teori evolusi itu hanya mengada-ada? Ketika teori evolusi menyimpulkan bahwa burung-burung yang ada sekarang adalah hasil evolusi dari dinosaurus seperti T-Rex di zaman purbakala, tiba-tiba ditemukan fosil “burung yang sama” yang usianya sezaman dengan T-Rex. Berarti burung yang sekarang, dulu juga adalah burung, bukan evolusi dari T-Rex, dan memang tidak ada evolusi!? Semua ini masih menjadi perdebatan antara penganut teori evolusi dan penentangnya, juga menjadi pekerjaan rumah bagi manusia untuk membuktikan kebenarannya.

Lalu,bagaimanakah menurut anda? Duluan Nabi Adam a.s atau manusia purba?

Menepati Janji

Posted by Unknown | 14.46 Categories: ,

Seekor induk rusa ketika kedua anaknya sudah mulai belajar berjalan, pada pagi buta ketika kedua anaknya masih tidur, induk rusa keluar pergi mencari makanan, dia bermaksud setelah pulang dari mencari makanan akan mengajar anak-anaknya mencari makan serta menjaga diri menghindari dari bahaya.
Setelah mendapat makanan rumput hijau yang segar, saat perjalanan pulang dia terjebak dalam perangkap yang dibuat oleh pemburu. Induk rusa itu sambil menangis memikirkan kedua anaknya.
Pemburu akhirnya tiba, induk rusa berlutut memohon kepada pemburu membiarkannya pulang ke rumah memberi makan serta mengajari anaknya mencari makan, dia berjanji keesokkan harinya akan kembali  ke sini menyerahkan diri.
Pemburu melihat rusa ini dapat berbicara, di dalam hatinya sangat terkejut dan gembira, dia  memutuskan akan mempersembahkan rusa ajaib ini kepada  raja, supaya dia menjadi terkenal dan mendapat hadiah dari raja. Tetapi setelah berpikir sejenak, dia berubah pikiran, melepaskan induk rusa pulang.



Induk rusa bergegas berlari pulang, suasana hatinya sangat sedih memikirkan kedua anaknya, setelah sampai dirumah dia berkata kepada kedua anaknya, “Anak ku, mama akan menceritakan sebuah kebenaran dan ketidakkekalan di dunia ini kepada kalian, jika kalian sudah memahami kebenaran ini, maka kelak jika kalian menghadapi masalah apa pun.”
“Kalian nantinya tidak akan terlalu sedih lagi. Kalian harus ingat hidup ini sangat singkat,  segalanya akan berubah tidak pernah abadi, nilai dari keluarga, kasih sayang semuanya tidak abadi….,” ujar induk rusa itu.
Anak-anaknya sambil menangis bertanya, “Lalu kenapa mama masih harus menepati janji kepada orang jahat tersebut?.” Induk rusa berkata, “Tanpa Iman, dunia akan hancur, tidak ada kejujuran dunia akan runtuh, demi kelangsungan dan harapan dunia, saya rela berkorban, daripada menipu orang lain. Mama rela mati demi integritas, dari pada menipu untuk hidup.”
Setelah selesai berkata sambil menahan tangisannya induk rusa berlari keluar, anak-anak rusa mengejar dengan sekuat tenaga. Pemburu melihat induk rusa memenuhi janjinya datang kembali, menjadi sangat terharu dengan tangan merangkap di depan dada dan berlutut dia berkata kepada induk rusa, “Engkau bukan seekor rusa biasa, engkau pasti jelmaan dari Budha.”
“Welas asihmu membuat orang sangat terharu, kejujuran dan imanmu membuat saya sangat malu. Silahkan engkau kembali, saya tidak akan menyakiti Anda lagi, bahkan mulai saat ini saya tidak akan menyakiti seekor binatang pun,” kata si pemburu itu.
Pelajaran yang bisa kita petik dari cerita diatas adalah: Sifat welas asih dan kejujuran dari induk rusa ini akhirnya membangkitkan niat baik serta membangkitkan watak dasar dan sisi baik dari pemburu tersebut.

Selasa, 19 Februari 2013

Kisah iblis bertemu Rasulullah SAW

Posted by Unknown | 02.14 Categories: , , ,

Kisah di bawah ini, masih belum dapat dipastikan apakah kejadian ini memang dialami Rasulullah SAW, atau hanya kisah yang menginspirasi. Admin belum dapat menemukan kesahihan nya. Namun terlepas dari itu, ambillah pelajaran dari kisah ini. Semoga dapat membantu dan saling mengingatkan dalam kebaikan.

Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman  seorang sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari  luar rumah: “Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan  membutuhkanku.”

Rasulullah bersabda:
 “Tahukah kalian siapa yang  memanggil?”

Kami menjawab:
 “Allah dan rasulNya yang lebih tahu.”

Beliau melanjutkan,
 “Itu Iblis, laknat Allah  bersamanya.”

Umar bin Khattab berkata:
 “Izinkan aku membunuhnya wahai  Rasulullah”.

Nabi menahannya:
 “Sabar wahai Umar, bukankah  kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih  baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan oleh Allah  untuk ini,  pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan  baik.”

Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka,  ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut  seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya  seperti bibir sapi.

Iblis berkata:
 “Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu  para hadirin…”

Rasulullah SAW lalu menjawab: 
 “Salam hanya  milik Allah SWT, sebagai mahluk terlaknat, apa  keperluanmu?”

Iblis menjawab:
 “Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas  kemauanku, namun karena terpaksa.”

“Siapa yang  memaksamu?”

Seorang malaikat dari utusan Allah telah mendatangiku  dan berkata:

“Allah  SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri.beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. jawabalah  dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau  berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin.”

“Oleh  karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku  berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh.”


Orang Yang Dibenci Iblis
Rasulullah  SAW lalu bertanya kepada Iblis: “Kalau kau benar jujur,  siapakah manusia yang paling kau benci?”
Iblis segera menjawab: “Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk  Allah yang paling aku  benci.”
“Siapa  selanjutnya?”
“Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi  kepada Allah SWT.”
“lalu siapa  lagi?”
“Orang Aliim dan wara’  (Loyal)”
“Lalu siapa  lagi?”
“Orang  yang selalu  bersuci.”
“Siapa  lagi?”
“Seorang fakir yang sabar dan tak pernah  mengeluhkan kesulitannnya kepda orang lain.”
“Apa tanda  kesabarannya?”
“Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya  kepada orang lain selama 3  hari, Allah akan memberi pahala orang -orang  yang sabar.”
” Selanjutnya  apa?”
“Orang kaya yang bersyukur.”
“Apa tanda  kesyukurannya?”
“Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan  mengeluarkannya juga dari tempatnya.”
“Orang seperti apa Abu  Bakar menurutmu?”
“Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam  Islam.”
“Umar bin  Khattab?”
“Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur.”
“Usman bin  Affan?”
“Aku  malu kepada orang yang  malaikat pun malu kepadanya.”
“Ali bin Abi  Thalib?”
“Aku  berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan  aku melepaskannya. tetapi ia tak akan mau melakukan itu.” (Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT)

Amalan Yang  Dapat Menyakiti Iblis
“Apa yang kau rasakan  jika melihat seseorang dari umatku yang hendak  shalat?”
“Aku  merasa panas dingin dan gemetar.”
“Kenapa?”
“Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x  kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat.”
“Jika seorang umatku  berpuasa?”
“Tubuhku terasa terikat hingga ia  berbuka.”
“Jika ia berhaji?”
“Aku  seperti orang gila.”
“Jika ia membaca al-Quran?”
“Aku merasa meleleh laksana timah diatas api.”
“Jika ia  bersedekah?”
“Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku  dengan gergaji.”
“Mengapa bisa begitu?”
“Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya.  Yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak  akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam  musibah akan terhalau dari dirinya.”
“Apa yang dapat mematahkan  pinggangmu?”
“Suara kuda perang di jalan  Allah.”
“Apa yang dapat melelehkan  tubuhmu?”
“Taubat orang yang bertaubat.”
“Apa yang dapat membakar hatimu?”
“Istighfar di waktu siang dan malam.”
“Apa yang dapat mencoreng wajahmu?”
“Sedekah yang diam – diam.”
“Apa yang dapat menusuk  matamu?”
“Shalat fajar.”
“Apa yang dapat memukul  kepalamu?”
“Shalat berjamaah.”
“Apa yang paling mengganggumu?”
“Majelis para ulama.”
“Bagaimana cara makanmu?”
“Dengan tangan kiri dan jariku.”
“Dimanakah kau menaungi anak – anakmu di musim panas?”
“Di bawah kuku manusia.”

Manusia Yang Menjadi  Teman Iblis
Nabi  lalu bertanya : “Siapa temanmu wahai  Iblis?”
“Pemakan riba.”
“Siapa sahabatmu?”
“Pezina.”
“Siapa teman  tidurmu?”
“Pemabuk.”
“Siapa  tamumu?”
“Pencuri.”
“Siapa utusanmu?”
“Tukang sihir.”
“Apa yang membuatmu gembira?”
“Bersumpah dengan  cerai.”
“Siapa  kekasihmu?”
“Orang  yang meninggalkan  shalat jumaat”
“Siapa manusia yang paling  membahagiakanmu?”
“Orang  yang meninggalkan shalatnya dengan  sengaja.”

Iblis Tidak Berdaya Di hadapan Orang Yang Ikhlas
Rasulullah SAW lalu  bersabda : “Segala puji bagi Allah  yang telah membahagiakan umatku dan  menyengsarakanmu.”

Iblis segera menimpali:
“Tidak,tidak.. tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir.Bagaimana kau bisa berbahagia  dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan  mereka tak bisa melihatku."

"Demi yang menciptakan diriku dan memberikanku kesempatan hingga  hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua.  Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang shaleh, kecuali hamba  Allah yang  ikhlas.”

“Siapa orang yang ikhlas  menurutmu?”

“Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahwa  barang siapa yang menyukai  emas dan perak, ia bukan orang yang  ikhlas.
 "

"Jika kau lihat seseorang yang tidak menyukai dinar dan  dirham, tidak suka pujian  dan sanjunang, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku  meninggalkannya.
 "

"Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan  dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh  padaku.”

Iblis Dibantu oleh 70.000 Anak-Anaknya
“Tahukah kamu  Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak. Dan setiap anak memiliki  70.000 syaithan. Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk  menggangu anak - anak muda, sebagian untuk menganggu orang -orang tua, sebagian untuk  menggangu wanta - wanita tua, sebagian anak -anakku juga aku tugaskan  kepada para Zahid."

"Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada shalat berjamaah. tanpanya,  manusia tidak akan  mengantuk pada waktu shalat berjamaah."

"Aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di  mata orang yang sedang  mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya  terhapus."

"Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia, jika seseorang melakukan  kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan  terhapus."

"Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaithan  duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang  memandanginya.”

Syaithan juga berkata,
 “keluarkan tanganmu”, lalu  ia mengeluarkan tangannya lalu syaithan pun menghiasi  kukunya.

“Mereka, anak - anakku selalu meyusup dan berubah dari satu  kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk menggoda  manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka. Akhirnya  mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa."

"Tahukah kamu, Muhammad? bahwa ada  rahib yang telah beribadat  kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya  hingga ia berzina, membunuh dan kufur.”

Cara Iblis Menggoda
“Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari  diriku?

Akulah mahluk pertama yang berdusta.

Pendusta adalah sahabatku. barangsiapa  bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku.

Tahukah kau  Muhammad?

Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah  bahwa aku benar - benar menasihatinya.

Sumpah dusta adalah  kegemaranku.

Ghibah (gossip) dan Namimah (Adu domba)  kesenanganku.

Kesaksian palsu kegembiraanku.

Orang yang bersumpah untuk  menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan  walaupun ia benar. Sebab barang siapa membiasakan dengan kata - kata  cerai, isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu  hingga hari kiamat. jadi semua anak - anak zina dan ia masuk neraka  hanya karena satu kalimat, CERAI.

Wahai Muhammad, umatmu  ada yang suka mengulur  ulur shalat. Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikan padanya  waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia manundanya hingga ia  melaksanakan shalat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya  kemukanya.

Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia shalat.  Namun aku bisikkan ke telinganya ‘lihat kiri dan kananmu’, iapun  menoleh. pada saat iatu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya  serta aku katakan ’shalatmu tidak sah’

Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam  shalatnya akan dipukul.
Jika ia shalat sendirian, aku suruh dia  untuk bergegas. ia pun shalat seperti ayam yang mematuk beras.

Jika ia  berhasil mengalahkanku dan ia shalat berjamaah, aku ikat lehernya dengan  tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya  sebelum imam.

Kamu tahu bahwa melakukan itu batal shalatnya dan  wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai.

Jika ia berhasil  mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika  ia tidak menutup mulutnya  ketika mnguap, syaithan akan masuk ke dalamdirinya, dan membuatnya  menjadi bertambah serakah dan gila dunia.

Dan iapun semakin taat padaku.

Kebahagiaan apa untukmu, sedang aku  memerintahkan orang miskin  agar meninggalkan shalat. aku katakan padaknya, ‘kamu tidak wajib shalat, shalat hanya  wajib untuk orang yang  berkecukupan dan sehat. orang sakit dan miskin tidak, jika kehidupanmu telah berubah baru kau  shalat.’

Ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil  meninggalkan shalat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan.

Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan  menjadikanku debu.

Wahai Muhammad, apakah kau akan bergembira  dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari  islam?”

10 Hal  Permintaan Iblis kepada Allah SWT
“Berapa hal  yang kau pinta dari  Tuhanmu?”
“10  macam” 

“Apa  saja?”
“Aku  minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia,  Allah mengizinkan.”
Allah berfirman,
“Berbagilah dengan manusia dalam  harta dan anak. dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali  tipuan.” (QS Al-Isra :64)
“Harta yang  tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari  makanan haram dan yang  bercampur dengan riba, aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama  Allah."

Aku minta  agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan  istrinya tanpa berlindung dengan Allah, maka setan ikut bersamanya dan  anak yang dilahirkan akan  sangat patuh kepada syaithan.

Aku minta agar bisa ikut bersama  dengan orang yang menaiki  kendaraan bukan untuk tujuan yang halal.

Aku minta agar Allah menjadikan kamar  mandi sebagai rumahku.

Aku minta agar Allah menjadikan pasar  sebagai masjidku.

Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai  Quranku.

Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman  tidurku.

Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Ia  jadikan orang yang  membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.”

Allah  berfirman,
“Orang  -orang boros adalah  saudara – saudara syaithan. ” (QS Al-Isra : 27).

“Wahai Muhammad,  aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara  mereka tidak bisa  melihatku."

Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk  mengalir dalam aliran darah manusia.
Allah menjawab, “silahkan”,  dan aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat.

"Sebagian besar manusia  bersamaku di hari kiamat.”

Iblis berkata :
 “Wahai muhammad,  aku tak bisa menyesatkan  orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan  menggoda.

Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun…!!!

Sebagaimana  dirimu, kamu tidak bisa  memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan  amanah.

Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir  pun di muka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab  untuk orang yang telah ditentukan sengsara.

Orang  yang bahagia adalah orang  yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.”

Rasulullah SAW lalu  membaca ayat :
“Mereka akan terus  berselisih kecuali orang  yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud :118 -  119)
juga membaca,
“Sesungguhnya  ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al-Ahzab :  38)

Iblis lalu  berkata:
“Wahai Muhammad Rasulullah, takdir  telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para  nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin  mahluk  mahluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. aku si  celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku  sampaikan kepadamu. dan aku tak  berbohong.”


Sampaikanlah risalah ini kepada saudara-saudara kita, agar mereka mengerti dengan benar, apakah tugas-tugas dari Iblis atau Syaithan tsb. Sehingga kita semua dapat mengetahui dan dapat mencegahnya dan tidak menuruti bisikan dan godaan Iblis atau Syaithan.

Mudah-mudahan dengan demikian kita dapat setidak-setidaknya membuat hidup ini lebih nyaman dan membuat tempat serta lingkungan kita lebih aman.

Sumber :

rileks.com / indobestseller.wordpress.com
  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube